29 March 2008

gemuk tapi sehat

BERAT badan ideal tentu menjadi impian semua orang. Bila berlebihan alias gemuk dapat menyebabkan si pemilik merasa minder dan terancam kesehatannya.Bahaya dari kegemukan ditentang beberapa ahli. Salah satunya diungkapkan Emeritus Profesor dari Clinical Biochemistry University of Surrey Dr Vincent Marks. “Tingkat obesitas yang mewabah terlalu dibesar-besarkan,” ujar Marks seperti dilansir AP baru-baru ini.Marks adalah salah seorang ahli yang meragukan ancaman dari obesitas. Mereka menyatakan, bahaya obesitas telah bercampur dan sedikit bukti yang menyatakan, menjadi gemuk merupakan pemicu beberapa penyakit seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung, dan kanker.

Tentu saja hal itu berlawanan dengan pernyataan para dokter selama ini, kegemukan disalahkan untuk kondisi seperti diabetes yang berlanjut pada penyakit jantung, ginjal,dan saraf. Bahkan, bukti-bukti juga mengatakan, kanker berkaitan dengan peningkatan berat badan.

“Bukti yang mengaitkan obesitas dengan diabetes dan kardiovaskular sangatlah kuat. Diabetes tipe 2 sangat jarang dialami oleh orang yang tidak mengalami obesitas,” tegas Dr James Hill, Direktur Center for Human Nutrition di University of Colorado.

Namun, para ahli yang menentang mengatakan, tidak ada data menjadi gemuk akan berbahaya. Eric Oliver, penulis Fat Politics sekaligus political science professor di University of Chicago, menegaskan tidak ada hubungan sebab-akibat yang meyakinkan.

Menyalahkan obesitas terhadap penyakit diabetes dan serangan jantung, menurut Oliver, seperti menyalahkan kanker paru-paru pada napas buruk dibandingkan kebiasaan merokok. Dia menuturkan, penambahan berat badan dapat menjadi pengalih perhatian, dibandingkan faktor lain seperti olahraga, pola makan atau kecenderungan genetik terhadap penyakit tertentu lebih sulit diukur dibandingkan berat badan.

Seperti pemerintah Inggris yang memperingatkan hampir setengah dari masyarakatnya akan mengalami obesitas pada 2050.

Menurut para ahli yang meragukan ancaman tersebut, masalah utamanya adalah terlalu banyak orang yang dianggap gemuk, disatukan dengan kondisi obesitas atau kelebihan berat badan.

“Berada dalam kondisi yang direndahkan bukanlah kelemahan kesehatan. Sebagian orang yang memiliki kelebihan berat badan mungkin tidak terlihat langsing,tapi mereka dalam kondisi sehat,” tutur Marks.

Seperti didefinisikan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), seseorang yang memiliki indeks massa tubuh atau body mass index melebihi dari 25 dikategorikan kelebihan berat badan. Kemudian, orang yang angka kelebihan indeks massa tubuh hingga 30, dikategorikan obesitas.Sebagian besar ahli sepakat, pengategorian tersebut tidak sempurna.

sumber : okezone.com

Cara Sehat dan Langsing ala Food Combining


Seluk-beluk mengatur menu makanan dengan food combining
Harris Hadinata, Raymond Tampubolon
posted by kontan on 06/19/07

DIET. Itulah salah satu cara paling umum untuk mencapai tubuh yang sehat bugar dengan berat ideal. Diet yang paling banyak dikenal masyarakat adalah mengurangi porsi makan atau berpantang menyantap makanan tertentu. Misalnya, berpantang makan cokelat, steak, atau makanan berlemak lainnya.

Namun, banyak orang gagal melakukan diet macam ini. Pasalnya, mereka tak kuat menahan godaan untuk tak melahap makanan kesayangannya itu.

Nah, salah satu cara berdiet dengan metode lain yang sudah lumayan terkenal di masyarakat kita adalah metode food combining.

Berbeda dengan diet biasa, dalam food combining, orang tetap bisa menyantap makanan kesukaannya. Cuma, pola makannya yang diatur. “Pola makannya disesuaikan mekanisme kerja tubuh manusia,” terang Ali Khomsan, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Dalam metode food combining, setiap hari tubuh manusia melalui tiga siklus proses pencernaan. Yakni: siklus pencernaan yang berlangsung siang sampai malam hari, siklus penyerapan yang berlangsung malam hari sampai subuh, dan siklus pembuangan yang terjadi pagi sampai siang hari.

Nah, dalam metode food combining, orang harus mengkonsumsi makanan sesuai siklus pencernaan yang saat itu terjadi. Tujuannya agar tubuh bisa melakukan proses pencernaan dengan baik plus pemakaian energi dalam tubuh akan lebih efisien.

Tidak semua makanan bisa dimakan bersamaan

Selain itu, food combining juga dilakukan dengan memperhatikan kombinasi makanan yang dikonsumsi. “Jadi, mengatur kombinasi makanannya, jenis makanannya apa, dan kapan makanan itu lebih cocok dimakan. Itu yang diatur,” papar Andang Widhawari Gunawan, konsultan gizi kesehatan alami yang juga penganjur food combining di Indonesia.

Dalam food combining, tidak semua makanan bisa dimakan bersamaan, walau makanan itu memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. “Ada beberapa makanan yang kalau kita konsumsi bersama-sama itu malah kita tidak mendapat manfaat gizinya secara optimal,” tutur Andang.

Hal itu terkait enzim yang dihasilkan makanan tersebut saat dicerna tubuh. Fungsi dan kerja enzim tersebut berbedabeda, sehingga ketika dikonsumsi bersamaan, akan saling mempengaruhi dan menyebabkan fungsi enzim itu tidak optimal. Asal tahu saja, setiap enzim membutuhkan tingkat keasamaan yang berbeda untuk bisa berfungsi optimal. Karena itu, setiap orang yang melakukan food combining harus mengatur jadwal makannya sebaik mungkin. Kalau jadwal makan terlalu mepet, akibatnya makanan yang baru masuk di saat sisa makanan yang sebelumnya belum lagi selesai dicerna tubuh. Akibatnya, zat-zat gizi yang dihasilkan tidak akan terserap sempurna oleh tubuh.

Ujung-ujungnya, “Otak akan membaca tidak ada zat gizi yang diserap, dan efeknya sebentar kemudian kita akan lapar lagi,” papar Andang. Inilah yang membuat banyak orang gagal melakukan diet.

Lalu, apa keunggulan food combining ketimbang metode lain? Menurut para penganjur metode ini, setidaknya ada empat keunggulan food combining:

Pertama, mengoptimalkan asupan dan penyerapan zat gizi. Kedua, mengoptimalkan fungsi pencernaan, karena makanan yang dikonsumsi sesuai tingkat keasaman tubuh. Ketiga, tidak perlu berpantang atau membatasi porsi makan. Hanya saja, tetap perlu diingat, tidak boleh mengkonsumsi makanan sampai berlebihan. Keempat, food combining bisa mencegah gangguan pencernaan. Bahkan, “Food combining diklaim cukup efektif untuk mencegah berbagai penyakit,” sebut Ali. Konon, food combining bisa mencegah penyakit lever, serangan jantung, maupun kolesterol tinggi.

dari : [mycurious]

Pelatihan Menulis Artikel


Menjadi Penulis Artikel dan Berita

“Bisa jadi pertama kali Anda mengirimkan artikel ke media massa, tulisan Anda tidak dimuat. Butuh ketekunan dan kesabaran agar dapat menghasilkan suatu tulisan yang baik. Apabila anda ingin menjadi penulis, teruslah menulis, menulis dan menulis.”

Hal itu diungkapkan oleh Ari Benawa saat memberikan pelatihan menulis bagi para administrator web di Yayasan Bunda Hati Kudus, Kamis (14/2). Menurut Kasubbid Litbang YBHK, Budi Waluyo pelatihan ini diadakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberdayakan pemanfaatan web. Pelatihan berlangsung selama sehari penuh di ruang AVA. Pelatihan tidak hanya diikuti oleh para koordintor lokasi (korlok) dan stafnya, tetapi juga perwakilan guru dan karyawan dari masing-masing jenjang di persekolahan YBHK. Selain memberi penjelasan tentang bagaimana membuat artikel dan berita, Ari juga melatih peserta menulis feature dan berita.

Menurut Ari, kendala yang biasa dihadapi para penulis pemula adalah pemilihan kosa kata yang sederhana. Disarankannya agar menggunakan kata-kata yang mudah dipahami pembaca dalam menulis artikel maupun berita.
Ari juga menyarankan agar para peserta rajin menulis, menulis, dan menulis.

Blokir Situs Porno, Depkominfo Malah Kebobolan


Blokir Situs Porno, Depkominfo Malah Kebobolan

Sumber: NU Online

Kamis, 27 Maret 2008

Jakarta, NU Online
Situs Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) yang beralamat di www.depkominfo.go.id menjadi korban pertama reaksi para peretas (hacker) tanah air atas disahkannya Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan rencana Depkominfo memblokir situs-situs berbau pornografi.

Situs tersebut hari ini, Kamis (27/3), sempat dirubah tampilan selama satu jam oleh para hacker dengan memasang foto berbau pronografi dan bertuliskan pesan “Buktikan UU ini dibuat bukan untuk menutupi kebodohan pemerintah. cihuyyyyyyyyyyy…..”

Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik mengancam hukuman berat bagi para pelanggarnya, berupa sanksi paling berat pidana penjara 12 tahun dan denda sebanyak Rp 12 miliar.

Namun para hacker yang membobol situs Depkominfo justru “menantang” pemerintah, terkait dengan pengesahan UU ITE tersebut. Apalagi tertulis pesan tambahan yang cukup pedas kepada pemerintah untuk membuktikan efektifitas peraturan itu.

Pemerintah, dalam hal ini Depkominfo, juga berencana memblokir situs-situs berbau pornografi pada awal April mendatang. Sementara dalam tampilan situs Depkominfo para hacker malah memasang foto pria yang membuka 2/3 bajunya yang dimaksudkan sebagai contoh pornografi. Dan tidak tanggung-tangung mereka memasang kepala pakar telematika Roy Suryo.

“Para hacker sepertinya sedang menentang pemerintah dan menunjukkan UU dan rencana pemerintah itu tidak efektif,” kata Manager IT NU Online Puji Utomo.

Para hacker, katanya, belum menunjukkan citra yang positif dan bahkan mereka mebuktikan kemampuan mereka di atas kemapuan para pakar IT di lingkungan pemerintahan.

“Maka untuk mengatasi pornografi lewat internet, misalnya, diperlukan langkah antisipatif lainnya misalnya penghilangan bilik atau sekat di warung-warung internet (warnet) dan penyuluhan tentang penggunaan IT yang tepat dan benar perlu dilakukan ke sekolah-sekolah,” katanya. (nam)

Seks Pagi Hari Bikin Sehat

Ditulis pada oleh myartikel

Seks Pagi Hari Bikin Sehat

Sumber: Kompas

Rabu, 26 Maret 2008 | 16:26 WIB

JAKARTA, RABU - Mungkin anda suka malas bercinta di pagi hari. Tapi, anda tentu tak akan begitu lagi setelah tahu khasiat hubungan seks. Aktivitas tersebut juga menyehatkan tubuh. Bahkan, bercinta setara dengan senam aerobik.

Diberitakan oleh thesun.co.uk, itulah yang terungkap lewat sebuah penelitian yang diadakan di Queen’s University, Belfast. Dengan berhubungan intim, setiap otot tubuh bekerja. Bagi jantung dan paru-paru, bercinta bagaikan senam aerobik oktan tinggi. Aktivitas tersebut juga membakar sekitar 300 kalori per jam. Masih menurut hasil studi itu, hubungan seks yang baik, tiga kali seminggu, akan mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Di samping itu, bercinta secara teratur akan melancarkan sirkulasi darah dan mencegah tekanan darah tinggi.

Tulis media yang sama merujuk ke hasil sebuah penelitian yang dipublikasi di majalah New Scientist, berhubungan intim dua kali seminggu merupakan proses penyembuhan yang sempurna karena menaikkan IgA (Imunoglobin A)–garis pertahanan pertama dari sistem kekebalan tubuh. Tapi, jangan kelewat sering melakukannya. Bercinta lebih dari tiga kali seminggu justru menurunkan kekebalan tubuh. Pasalnya, menjelang orgasme, oxytocin (hormon pembangkit rasa senang) menjadikan tubuh dibanjiri oleh endorphin (hormon yang berkekuatan penuh) dan kelebihan endorphin akan mengurangi pertahanan tubuh.

Hubungan intim juga merupakan penghilang rasa sakit alami yang membantu melenyapkan nyeri akibat artritis hingga migren. Strespun berkurang, karena terjadi produksi hormon kortisol. Selain itu, karena setara dengan olahraga yang membakar kalori dan berguna untuk mempertahankan berat badan sesuai standar kesehatan, hubungan seks juga mengurangi risiko anda terkena diabetes.

Bahkan, sebuah hasil studi di AS terhadap 300 perempuan yang aktif berhubungan intim dengan pasangan yang tak memakai kondom ketika bercinta menunjukkan bahwa para perempuan tersebut tidak mudah mengalami depresi. Menurut para peneliti, hal itu terjadi karena mereka menyerap hormon prostaglandin, yang hanya terkandung dalam sperma.

Orgasme akan pula mengeluarkan estrogen, yang bisa menghilangkan nyeri karena PMS (Premenstrual Syndrome). Sementara itu, para peneliti di Yale School of Medicine, AS, yakin bahwa berhubungan seks bisa pula membantu mencegah endometriosis.

Bercinta juga bermanfaat meningkatkan produksi testosteron. Hormon tersebut berkait dengan pembentukan tulang dan otot yang lebih kuat sehingga membantu mencegah osteoporosis. Hubungan intim meningkatkan pula produksi estrogen dan hormon-hormon lain yang menjadikan rambut berkilau dan kulit bersinar. Situs NHS Direct, yang dikutip oleh thesun.co.uk, menyebut, “Bahkan, jika anda khawatir akan keriput pada kulit anda, orgasme membantu mencegah kerut.”